LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Pawai ta’aruf Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke-XII Tingkat Kabupaten Murung Raya (Mura) menjadi sarana bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura untuk memperkuat pesan persatuan. Acara yang dilepas resmi oleh Bupati Heriyus dan Wakil Bupati Rahmanto Muhidin berlangsung di depan Masjid Agung Puruk Cahu pada Rabu, 3 September 2025.
Dalam pidato pelepasan, Bupati Heriyus menekankan bahwa pawai ini adalah momentum yang sangat penting. Beliau secara eksplisit menyatakan bahwa pawai ta’aruf harus dimanfaatkan sebagai sarana efektif untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menegaskan prinsip Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.
Pimpinan daerah melihat pawai dengan berbagai kreasi yang inovatif dan konstruktif ini sebagai wujud ekspresi suka cita bersama yang ditampilkan oleh seluruh elemen masyarakat yang dikoordinasikan oleh Pemkab. Partisipasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan mobil hias semakin menunjukkan komitmen ini.
Bupati juga mengaitkan kekayaan budaya yang ditampilkan dalam pawai dengan tujuan pembangunan daerah. Beliau berpesan, “Dengan warna-warni kekayaan budaya yang ditampilkan, mari kita pupuk persatuan dan kesatuan demi terwujudnya Murung Raya yang semakin maju dan sejahtera.”
Selain fokus pada persatuan, Bupati Heriyus juga mengingatkan seluruh peserta yang berjumlah 2.361 orang untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama mengikuti pawai pada 3 September 2025 ini. Keamanan dan kelancaran acara adalah prioritas Pemkab.
Pemkab Mura berharap pawai ta’aruf ini mampu memberi semangat dan motivasi tinggi bagi seluruh peserta STQ. Suksesnya acara ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk kelancaran pelaksanaan STQ XII secara keseluruhan, serta memberikan dampak positif bagi kerukunan umat beragama.(*)












