LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya memiliki strategi khusus dalam mencetak wirausaha baru yang mandiri dan inovatif di wilayahnya. Salah satu instrumen yang digunakan adalah program UPPKA Naik Kelas yang dirancang untuk membekali keluarga dengan keterampilan bisnis. Program ini diharapkan menjadi pemicu kebangkitan ekonomi kreatif di tingkat desa dan kecamatan.
Puncak dari rangkaian program pelatihan intensif ini ditandai dengan acara penutupan resmi yang digelar oleh Pemkab Murung Raya. Kegiatan seremonial tersebut dipusatkan di Aula Cahai Ondhui Tingang pada hari Senin, 6 Juli 2026. Penutupan ini menjadi momentum penting untuk melihat capaian riil dari investasi sosial yang dilakukan pemerintah.
Asisten III Setda Murung Raya, Andri Raya, yang membacakan sambutan tertulis Bupati Heriyus, menekankan pentingnya inovasi dalam dunia usaha. Pemkab Murung Raya berharap para alumni program ini tidak hanya sekadar bertahan, tetapi mampu menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif dengan produk-produk unggulan lokal.
Program yang diinisiasi oleh Pemkab Murung Raya ini berlangsung selama tiga bulan penuh, terhitung sejak 6 April hingga 6 Juli 2026. Manajemen waktu yang terstruktur ini sengaja diterapkan agar para peserta mendapatkan bimbingan yang mendalam dan pendampingan yang maksimal dari para mentor profesional.
Berdasarkan data dari DP3ADALDUKKB Murung Raya, keterwakilan peserta dari berbagai kecamatan binaan berjalan sangat baik. Pemkab Murung Raya mengapresiasi kerja keras para fasilitator dan perwakilan Bank Kalteng yang turut mengawal aspek permodalan dan literasi keuangan bagi para pelaku usaha mikro ini.
Di akhir acara, Pemkab Murung Raya memberikan penghargaan kepada kelompok UPPKA berprestasi agar menjadi percontohan bagi kelompok lain. Penyerahan bantuan peralatan kerja juga dilakukan secara simbolis sebagai modal awal bagi para peserta untuk langsung mempraktikkan ilmu yang telah mereka serap selama pelatihan.(*)












