LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menangkap peluang strategis di balik penunjukan daerahnya sebagai tuan rumah Sinode Umum XXV GKE 2026. Pemkab Mura bersiap mengenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada ribuan tamu yang akan hadir.
Bupati Mura, Heriyus, menegaskan bahwa gelaran yang berlangsung pada 7–11 Juli 2026 mendatang ini bukan sekadar pertemuan keagamaan biasa. Pemkab Mura ingin menjadikan momentum ini sebagai panggung diplomasi daerah untuk menarik perhatian publik luar.
Heriyus menyampaikan bahwa kedatangan pimpinan dan jemaat GKE dari berbagai penjuru wilayah merupakan kesempatan emas bagi daerah. Pemkab Mura ingin menunjukkan perkembangan pembangunan serta kekayaan lokal yang dimiliki Kabupaten Murung Raya.
Momentum strategis ini akan dimanfaatkan Pemkab Mura untuk mempromosikan ragam potensi kebudayaan dan keunggulan wilayah. Langkah ini diharapkan mampu memperluas wawasan para peserta mengenai keunikan dan daya tarik daerah Mura.
Selain kebudayaan, Pemkab Mura berharap ajang ini dapat memicu perhatian investor serta wisatawan ke depannya. Kesiapan fasilitas dan potensi daerah akan ditunjukkan secara optimal selama lima hari pelaksanaan acara.
Melalui strategi promosi yang terintegrasi ini, Pemkab Mura optimis keberadaan para tamu akan membawa nama Murung Raya makin dikenal di tingkat nasional. Pemkab berkomitmen memberikan kesan terbaik bagi seluruh kontingen yang hadir.(*)












