LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menyambut baik kepercayaan menjadikan wilayahnya sebagai tuan rumah Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026. Pemkab Mura menilai momentum agenda gerejawi tersebut menyimpan potensi besar bagi kemajuan daerah.
Bupati Mura, Heriyus, menekankan bahwa kegiatan ini tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda rutin organisasi keagamaan semata. Pemkab Mura berupaya mengintegrasikan momentum ini dengan program pengembangan potensi lokal di Murung Raya.
Pemkab Mura memproyeksikan kedatangan peserta dari berbagai wilayah akan membawa dampak langsung pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peningkatan perputaran roda perekonomian masyarakat menjadi salah satu target utama yang ingin dicapai pemerintah daerah.
Selain dampak ekonomi, Pemkab Mura memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang promosi budaya lokal Murung Raya kepada publik luas. Keberagaman dan kekayaan seni budaya daerah akan disajikan untuk menyambut para tamu undangan.
Pemerintah daerah meyakini bahwa keterlibatan lintas sektor dalam agenda besar ini dapat memberikan dorongan positif bagi pembangunan infrastruktur publik secara berkelanjutan. Fasilitas umum yang dibenahi akan memberi manfaat jangka panjang bagi warga.
Melalui sinergi ini, Pemkab Mura optimistis Sinode Umum XXV GKE akan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi rakyat sekaligus sarana diplomasi budaya. Pemkab siap memaksimalkan seluruh potensi daerah demi kesuksesan bersama.(*)












