LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Pelestarian seni budaya menjadi sorotan utama Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono Muhidin, S.Kom. Pada Rabu, 13 Mei 2026, ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Festival Budaya Isen Mulang merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan lokal ke khalayak luas.
Mahyono menyebutkan bahwa tarian adat dan musik tradisional Murung Raya memiliki nilai filosofis yang sangat dalam. Melalui panggung FBIM dalam rangka HUT Kalteng ke-69, keunikan tersebut diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan maupun peneliti budaya dari tingkat nasional.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa festival ini adalah sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih mencintai identitasnya. “Dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut, seni dan budaya kita akan dikenal secara luas oleh masyarakat,” ujar Mahyono dengan optimis.
Ia juga berharap agar para pelaku seni di Murung Raya tidak berhenti berkreasi setelah festival berakhir. Dukungan yang diberikan saat ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang DPRD dan Pemkab dalam menjaga agar warisan leluhur tidak tergerus oleh modernisasi.
HUT Kalteng yang jatuh pada 23 Mei 2026 menjadi momentum yang tepat bagi Murung Raya untuk unjuk gigi. Mahyono berpesan agar setiap detail penampilan tarian dan atraksi seni benar-benar dipersiapkan demi mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.
DPRD Murung Raya berkomitmen untuk terus mendorong program-program kebudayaan yang berkelanjutan. Bagi Mahyono, kebudayaan adalah jati diri bangsa yang harus tetap berdiri tegak sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat di Kabupaten Murung Raya.(*)










