Asisten III Setda Mura, Sinergi Lintas Sektor Kunci Sukses KLA 2026

LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Sinergi lintas sektor menjadi bahasan utama Pemerintah Kabupaten Murung Raya saat mengikuti forum diskusi virtual Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), Senin (11/5/2026). Asisten III Setda Mura, Andri Raya, menegaskan bahwa perwujudan lingkungan ramah anak tidak bisa hanya dilakukan oleh satu instansi saja.

Kegiatan yang berpusat di Aula Inspektorat tersebut dihadiri oleh berbagai perwakilan perangkat daerah yang tergabung dalam Gugus Tugas KLA. Pemkab Mura berupaya menyatukan persepsi agar setiap instansi memahami peran masing-masing dalam menciptakan ekosistem yang aman bagi anak-anak di Bumi Tira Tangka Balang.

Dalam sesi diskusi, narasumber dari KemenPPPA memaparkan pentingnya kolaborasi dalam menyediakan layanan pengasuhan anak yang berkualitas. Pemkab didorong untuk memperkuat peran lembaga konsultasi keluarga guna mencegah berbagai isu sosial, termasuk menekan angka perkawinan usia anak.

Andri Raya menyebutkan bahwa penguatan kapasitas lembaga menjadi prioritas Pemkab dalam waktu dekat. Dengan lembaga yang kuat, pemerintah daerah dapat memberikan respon cepat terhadap permasalahan anak, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun perlindungan hukum.

Peserta rapat juga diberikan pembekalan mengenai cara pengisian evaluasi KLA secara efektif. Pemkab Murung Raya diingatkan untuk selalu melakukan sinkronisasi data agar capaian program di lapangan selaras dengan laporan administrasi yang dikirimkan ke tingkat provinsi dan pusat.

Dengan semangat kebersamaan ini, Pemkab Murung Raya berharap penilaian KLA tahun 2026 dapat berjalan optimal. Komitmen bersama ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi terciptanya generasi masa depan Murung Raya yang unggul, sehat, dan mendapatkan haknya secara penuh.(*)