LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Rejikinoor menegaskan bahwa raihan penghargaan pada Rakorda Stunting 2026 adalah investasi nyata bagi masa depan sumber daya manusia di Kabupaten Murung Raya. Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat peduli terhadap kualitas hidup generasi penerus.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Heriyus dan Wakil Bupati Rahmanto Muhidin pada Rabu (29/04/2026) tersebut menjadi ajang pembuktian kinerja Murung Raya di tingkat provinsi. Penghargaan PJPK Berkualitas yang diraih menunjukkan perencanaan kependudukan daerah telah berjalan sesuai standar nasional.
Menurut Rejikinoor, penanganan stunting tidak bisa dipisahkan dari upaya mencetak generasi emas. Anak-anak yang sehat dan bebas stunting hari ini adalah individu-individu produktif yang akan membangun Murung Raya dalam dua puluh tahun ke depan.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Mura karena tidak hanya mengejar angka administratif, tetapi benar-benar bekerja untuk kualitas hidup manusia,” tegas Rejikinoor pada Kamis (30/04/2026). Ia melihat program 1.000 hari pertama kehidupan sebagai langkah proteksi yang sangat vital.
Ia juga memuji keberanian pemerintah daerah dalam meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Program ini dinilai Rejikinoor sangat efektif karena melibatkan partisipasi aktif pejabat dan tokoh masyarakat sebagai orang tua asuh bagi balita berisiko.
Rejikinoor berharap semangat ini terus berkobar di seluruh kecamatan hingga pelosok desa. Dengan SDM yang unggul, ia optimis Kabupaten Murung Raya akan memiliki daya saing yang kuat di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah maupun nasional.(*)










