Perbup PJPK 2026–2030 Resmi Disosialisasikan, Pj Sekda Mura Tegaskan Posisi Penduduk Sebagai Modal Utama

LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2026 tentang Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Murung Raya Tahun 2026–2030. Acara strategis ini dilaksanakan pada Selasa (4/8/2026) bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Murung Raya.

Hadir mewakili Bupati Murung Raya Heriyus, Pj Sekda Mura menyampaikan pesan penting di hadapan jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng, akademisi LPPM Universitas Palangka Raya, serta para Kepala Perangkat Daerah. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mempertegas komitmen daerah dalam mengawal arah kebijakan kependudukan lima tahun ke depan.

Dalam pidato tertulis Bupati yang dibacakannya, Pj Sekda Sarwo Mintarjo menegaskan bahwa pembangunan kependudukan merupakan fondasi utama mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan subjek sekaligus modal utama keberhasilan daerah.

Sarwo Mintarjo menjelaskan bahwa Perbup No. 14/2026 hadir untuk dijadikan pedoman wajib bagi seluruh Perangkat Daerah. Dokumen PJPK ini diharapkan mampu mengintegrasikan sudut pandang kependudukan ke dalam setiap perencanaan kebijakan, program kerja, hingga kegiatan operasional di tingkat dinas.

Lebih lanjut, Pj Sekda Mura memberikan apresiasi tinggi terhadap Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional bertajuk “SI PELANDUK” yang diinisiasi Kepala DP3A DALDUKKB Kab. Mura. Ia menilai langkah ini sangat tepat sasaran sebagai sarana penguat koordinasi dan percepatan implementasi Perbup kependudukan tersebut.

Mengakhiri arahannya, Pj Sekda menandaskan bahwa pasca-sosialisasi ini akan segera dibentuk Forum Koordinasi Daerah Implementasi PJPK. Wadah kolaboratif tersebut nantinya bertugas menyelaraskan kebijakan serta menyusun langkah-langkah strategis agar pelaksanaan PJPK berjalan optimal di lapangan.(*)