Sorotan DPRD Mura, MTQ KORPRI 2026 Harus Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi

Ketua Komisi I DPRD Murung Raya,H. Rejikinoor S.Sos.

LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Pelaksanaan acara keagamaan tidak hanya dipandang dari sudut pandang spiritual, tetapi juga dari segi dampaknya terhadap perekonomian daerah. Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, menyoroti potensi besar yang dibawa oleh helatan MTQ VIII KORPRI Kalteng. Menurutnya, pemerintah daerah harus cerdik memanfaatkan momen ini untuk memajukan UMKM lokal.

Kegiatan tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24–27 Juni 2026 di Kabupaten Murung Raya. Ribuan peserta dan official diprediksi akan memadati wilayah ini selama empat hari penuh. Perputaran uang yang tinggi dinilai dapat memberi angin segar bagi para pelaku usaha kecil dan industri kreatif setempat.

Politisi PPP tersebut menegaskan bahwa penunjukan Murung Raya merupakan sebuah kehormatan yang patut disyukuri. Namun, rasa syukur tersebut harus diimbangi dengan kerja keras untuk mewujudkan sukses penyelenggaraan dan prestasi. Kesiapan fasilitas pendukung menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Dalam keterangannya di Puruk Cahu pada Senin, 22 Juni 2026, Rejikinoor meminta seluruh instansi pemerintah bergerak cepat. Ia mengingatkan agar tempat perlombaan, sarana transportasi, serta penginapan dipastikan siap seratus persen. Pelayanan maksimal harus diberikan kepada seluruh kafilah se-Kalimantan Tengah.

Rejikinoor yang juga merupakan mantan Wakil Bupati Murung Raya menekankan pentingnya sinergi antara panitia dan masyarakat. Panitia tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan aktif dari warga sekitar lokasi acara. Kebersihan dan keasri tempat-tempat umum harus ditingkatkan jelang kedatangan para tamu.

Melalui sinergi yang kuat, syiar Islam dapat terwujud seiring dengan meningkatnya kesejahteraan warga. DPRD berharap acara berjalan aman, tertib, dan kondusif dari awal hingga akhir. Rejikinoor mengajak masyarakat untuk memperlihatkan kehangatan dan keharmonisan hidup di bumi Tira Tangka Balang.(*)