LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Tuti Marheni, mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan yang humanis, religius, dan berkarakter di seluruh sekolah yang ada di wilayah kabupaten setempat.
Pernyataan resmi tersebut disampaikannya pada Selasa, 26 Mei 2026, sebagai bentuk perhatian terhadap pola pembinaan tumbuh kembang anak dan remaja saat ini. Menurutnya, tata krama serta sopan santun merupakan indikator penting dari keberhasilan sebuah proses pendidikan.
Tuti menepis anggapan bahwa keberhasilan pendidikan sepenuhnya merupakan tanggung jawab pihak sekolah atau guru semata. Ia menegaskan bahwa orang tua memegang porsi tanggung jawab yang sama besarnya dalam membimbing perilaku anak sehari-hari.
Sikap saling menyalahkan saat anak menghadapi masalah sosial atau akademis dinilainya hanya akan memperburuk situasi. Komunikasi berkesinambungan antara komite sekolah, guru, dan orang tua harus dikedepankan untuk mencari jalan keluar terbaik.
Ia percaya bahwa perpaduan antara ajaran hormat di rumah serta kedisiplinan di sekolah akan menciptakan iklim yang ideal bagi pertumbuhan anak. Kebiasaan positif yang konsisten dipraktikkan akan membentuk kepribadian anak yang tangguh.
Tuti Marheni berharap pesan kebersamaan dalam dunia pendidikan ini dapat dihayati oleh seluruh lapisan masyarakat demi mencetak sumber daya manusia Murung Raya yang unggul, beretos kerja tinggi, dan berakhlak mulia.(*)












