LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Menyusutnya alur navigasi Sungai Barito yang menghambat kelancaran distribusi kebutuhan dasar warga menarik perhatian pimpinan legislatif daerah. Pada Rabu (12/08/2026), Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mendorong pemerintah daerah untuk segera mengeksekusi langkah mitigasi bencana kemarau.
Rumiadi meminta instansi teknis terkait untuk segera turun ke lapangan guna memetakan titik-titik pendangkalan terparah di sepanjang Sungai Barito. Pemetaan akurat ini vital sebagai basis penyusunan rute pelayaran aman maupun penentuan skema tanggap darurat logistik.
Ia menyarankan pemkab untuk menyiapkan opsi distribusi alternatif apabila moda transportasi sungai terhenti total. Skenario taktis perlu disusun agar pasokan sembako ke wilayah pelosok yang bergantung pada sungai tidak terputus.
Rumiadi menilai bahwa antisipasi dini akan mencegah terjadinya kepanikan publik dan kenaikan harga barang yang liar di tingkat konsumen. Pemerintah daerah diimbau bergerak cepat mendahului eskalasi masalah di lapangan.
Di samping itu, peran aktif pemerintah desa dalam melaporkan kondisi stok pangan di wilayahnya sangat diharapkan. Koordinasi berjenjang dinilai memudahkan penyaluran bantuan atau intervensi logistik secara cepat.
Rumiadi menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal kebijakan penanganan dampak kemarau ini demi memastikan ketahanan pangan dan stabilitas distribusi logistik daerah tetap terjaga secara berkelanjutan.(*)












