LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya memandang MTQ KORPRI ke-VIII tahun 2026 sebagai sarana penting untuk menyaring potensi religius di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Rapat pemantapan kegiatan ini dilaksanakan di Puruk Cahu pada Jumat (13/3/2026).
Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menjelaskan bahwa ajang ini dirancang khusus dilingkup ASN se-Kalimantan Tengah untuk memfasilitasi mereka yang memiliki bakat di bidang Qori dan Qoriah. Pemkab ingin menunjukkan bahwa abdi negara juga memiliki kompetensi spiritual yang tinggi di samping tugas administratif.
Terdapat kurang lebih 12 cabang perlombaan yang akan dipertandingkan dalam ajang bergengsi ini. Pemkab Murung Raya sebagai tuan rumah terus berupaya mempersiapkan sarana prasarana agar para kafilah ASN dapat berkompetisi dengan nyaman dan maksimal.
Selain sebagai ajang lomba, Pemkab menilai kegiatan ini sebagai ruang pengembangan diri bagi ASN. Pemerintah daerah berharap melalui MTQ KORPRI, nilai-nilai Al-Quran dapat semakin terinternalisasi dalam budaya kerja aparatur pemerintah di seluruh Kalimantan Tengah.
Pj Sekda Sarwo Mintarjo menambahkan bahwa koordinasi dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) juga terus diperkuat. Langkah ini diambil agar aspek teknis penjurian dan pelaksanaan lomba tetap mengacu pada standar nasional yang berlaku.
Dengan dukungan penuh dari Bupati Heriyus, Pemkab Murung Raya bertekad menjadikan MTQ KORPRI ini sebagai barometer kesuksesan pembinaan ASN di bidang keagamaan. Hal ini sejalan dengan visi daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.(*)












