Johansyah, Pelayanan Publik Harus Menjadi Wajah Pemerintah yang Responsif

LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi perhatian utama H. Johansyah, S.E., M.I.P., dalam forum diskusi bersama jajaran Setda Mura, Rabu (11/3/2026). Ia menegaskan bahwa pelayanan prima adalah hak dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan oleh pemerintah daerah.

Wakil Ketua Komisi II ini menuntut adanya transformasi di sektor pelayanan yang bersentuhan langsung dengan ekonomi, seperti perizinan dan administrasi kependudukan. Johansyah ingin sistem pelayanan di Murung Raya menjadi lebih efektif, efisien, dan bebas dari birokrasi yang berbelit-belit.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik akan menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan adanya kepastian layanan, iklim investasi di daerah juga diprediksi akan meningkat seiring dengan kemudahan akses yang diberikan kepada para pelaku usaha.

Johansyah mengusulkan adanya digitalisasi layanan agar warga di pelosok Murung Raya dapat merasakan kemudahan yang sama dengan warga kota. Hal ini dianggapnya sebagai solusi nyata dalam menjawab tantangan geografis kabupaten yang cukup luas.

Dalam diskusi tersebut, ia juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di setiap loket pelayanan. Johansyah menginginkan petugas yang ramah, cekatan, dan solutif agar warga merasa dihargai saat berurusan dengan instansi pemerintah.

Harapan Johansyah, melalui penguatan pelayanan publik ini, kualitas hidup warga secara keseluruhan dapat meningkat. Ia menegaskan bahwa DPRD akan melakukan pengawasan ketat terhadap standar pelayanan di setiap instansi pemerintahan daerah.(*)