LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, memberikan refleksi mengenai makna tanggung jawab di hadapan publik. Dalam keterangannya pada Jumat (20/2/2026), ia menegaskan bahwa setiap individu, baik pejabat maupun warga biasa, adalah pengemban amanah.
Dina menyatakan bahwa segala perbuatan yang dilakukan di dunia kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan, terutama menjelang bulan Ramadan.
DPRD Murung Raya melalui Wakil Ketua I mengingatkan bahwa amanah jabatan maupun pekerjaan merupakan titipan yang harus dijaga. Kesadaran akan adanya hari pembalasan harus menjadi kontrol utama dalam setiap aktivitas birokrasi dan kemasyarakatan.
“Setiap manusia merupakan pengemban amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban,” tegas Dina. Ia berharap prinsip ini dipegang teguh oleh seluruh aparatur pemerintah di Kabupaten Murung Raya guna menciptakan tata kelola yang bersih.
Lebih lanjut, ia mengajak warga untuk memanfaatkan momen Ramadan 1447 H guna memperbaiki kualitas amanah tersebut. Peningkatan ketaatan kepada Tuhan dianggap sebagai cara terbaik untuk memurnikan kembali niat dalam melayani sesama manusia.
Melalui penegasan ini, Dina ingin membangun budaya tanggung jawab yang kuat di tingkat daerah. Ia meyakini bahwa kesadaran akan pertanggungjawaban di akhirat akan secara otomatis meningkatkan kualitas moralitas masyarakat di dunia.(*)












