LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang diinisiasi oleh DP3A DALDUKKB Kabupaten Murung Raya mendapat lampu hijau dari legislatif. Wakil Ketua I DPRD Mura, Dina Maulidah, menyebut program ini sebagai investasi strategis untuk sumber daya manusia (SDM) masa depan.
Dina menilai bahwa pengasuhan yang dilakukan di lingkungan yang terstandarisasi seperti BEEKIDS Daycare akan memberikan dampak positif bagi perkembangan kognitif dan sosial anak. Hal ini jauh lebih baik daripada menitipkan anak tanpa pengawasan profesional.
Dalam pandangannya, negara dan pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk menyediakan fasilitas yang menunjang hak anak untuk tumbuh berkembang. Dina melihat TAMASYA sebagai langkah progresif dalam memenuhi kewajiban tersebut di tengah tuntutan ekonomi saat ini.
“TAMASYA menjawab kebutuhan keluarga modern, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor-sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi kita,” kata Dina Maulidah dalam pernyataannya, Selasa (10/2).
Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan program ini sangat bergantung pada komitmen penyedia jasa pengasuhan dalam menjaga standar kualitasnya. DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dina berharap program ini bisa menjadi percontohan bagi kabupaten lain di Kalimantan Tengah dalam mengelola keseimbangan dunia kerja dan keluarga. Ia yakin, keluarga yang bahagia akan melahirkan masyarakat yang kuat dan daerah yang maju.(*)












