LiputanKalteng.com, Puruk Cahu – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke-XII tingkat Kabupaten Mura pada Rabu malam, 3 September 2025. Dalam sambutannya, Bupati tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga menegaskan peran Pemkab Mura dalam menjunjung tinggi falsafah lokal Huma Betang yang berlandaskan persaudaraan dan toleransi.
Acara pembukaan yang berlangsung meriah di Alun-Alun Jorih Jerah Kota Puruk Cahu ini dihadiri lengkap oleh jajaran pimpinan daerah dan berbagai tokoh masyarakat serta tokoh agama. Kehadiran Forkopimda dan tokoh dari berbagai latar belakang mencerminkan keberagaman yang dihormati Pemkab.
Bupati Heriyus menyatakan bahwa STQ merupakan momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antar umat beragama. Beliau meyakini bahwa kegiatan keagamaan apa pun harus menjadi sarana untuk memperkuat persatuan, sesuai dengan semangat Huma Betang.
Beliau secara eksplisit menyatakan, “Pemkab Mura komitmen untuk mendukung semua kegiatan keagamaan dari seluruh agama yang ada sesuai falsafah Huma Betang dan slogan Mura Hebat,” yang menunjukkan netralitas dan dukungan Pemkab terhadap kerukunan.
Komitmen Pemkab Mura terhadap kerukunan ini diwujudkan dengan memastikan bahwa STQ Ke-XII dapat berjalan lancar, tertib, dan menjadi contoh bagaimana kegiatan keagamaan dapat berjalan harmonis di tengah kemajemukan budaya.
Pembukaan STQ Ke-XII ditutup dengan pesan dari Bupati Heriyus agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai keagamaan, memperkuat karakter generasi muda yang beriman dan berakhlak mulia.(*)












