Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 Di Adakan Di Halaman Kantor Walikota Palangka Raya

oleh

www.liputankalteng.com| Palangka Raya – Di halaman Kantor Walikota Palangkaraya Kamis  (21/03/2019) Pukul 10.00 WIB ,di adakan simulasi pengamanan dan antisipasi Pemilu Pilpres dan Pileg yang akan berlangsung tanggal 17 April 2019. Simulasi yang mengambil tema, Apel 3 Pilar Pemko Palangka Raya, TNI dan Polri Siap Amankan Pemilu 2019.

Simulasi pengamanan yang diikuti oleh personil gabungan berjumlah kurang lebih tujuh ratus personil dari tiga pilar. Kapolres dan Dandim Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar dan Letkol Czy Chandra Adibrata mengatakan, “Diadakannya simulasi ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kerusuhan dan gejolak yang timbul saat di TPS siapa dan berbuat apa Untuk itu kami akan menempatkan personil di setiap TPS yang tersebar di Kota Palangka Raya.

Dengan adanya simulasi pengamanan diharapkan nantinya Polisi-TNI tidak lagi ragu untuk mengambil tindakan di lapangan bila terjadi kerusuhan,” katanya.

Sementara dari Dandim Palangka Raya Letkol Czy Chandra Adibrata mengatakan, “Karena Pemilu yang tinggal beberapa hari lagi (27) hari lagi maka kami juga mengecek kesiapan dan persiapan personil.

Untuk itu kami sudah siap BKO dengan Polres.  Dalam simulasi ini kami mengambil sekenario yang terjelek untuk antisipasi.Jangan sampai nantinya pada saat hari H belum siap. Makanya kami dari POLRI-TNI selalu berkordinasi dan kerjasama dalam mengamankan Pemilu 2019 khususnya di Kota Palangka Raya, paparnya.

Di tempat yang sama Abdul Sani Divisi Hukum dan Pengawasan dari KPU Palangka Raya mengatakan, “Saat ini kami dari KPU Kota Palangka Raya sudah siap dari segi logistik dan DPT.

Palangka Raya memiliki 894 TPS dan 191.802 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Saat ini kami sedang melakukan penyusunan surat suara. Untuk logistik kotak suara KPU Kota Palangka Raya sudah siap dan pebdistribusian ke kecamatan akan kami lakukan pada tanggal 14-15 April 2019. Saat ini yang menjadi gendala bagi kami adalah mengenai Daftar Pemilih Khusus (DPK), tapi kami telah menyediakan surat suara dua persen dari DPT, “pungkasnya.

[ Asrori / Irwan ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *